Tak salah lagi, wisata Purbalingga menyuguhkan berbagai pilihan wisata mulai wisata alam hingga wisata religi. Termasuk salah satunya adalah wisata Purbalingga 2018 paling hits yang bernama Gua Lawa.

Cuma di destinasi wisata ini kamu bisa merasakan sensasi ngopi di dalam gua yang unik abis. Sehingga, tak hanya dapat memandangi keindahan dalam gua saja, tapi kamu juga bisa nongkrong seru di dalam gua alami Purbalingga ini.

Asal Usul Penamaan Gua Lawa

Wisata Purbalingga - Gua Lawa via instagram.com/wisata_purbalingga

Dinamai Gua Lawa karena di dalamnya terdapat banyak hewan kelelawar. Gua Lawa (Golaga) merupakan gua vulkanik yang terbentuk dari lava pegunungan aktif yang meleleh dan mengalami pendinginan selama ribuan hingga jutaan tahun.

Pada proses pendinginan inilah terbentuk stalgtit dan stalagmit yang indah. Berlokasi di Desa Siwarak, RT 1, Karangreja, Siwarak, letak gua bukan di lerengnya melainkan di bukit.

Ciri-ciri dari gua vulkanik biasanya terdapat lorong dan air terjun secara alami. Gua ini memiliki panjang sekitar 1,5 km dengan ketinggian sekitar 900 Mdpl sehingga udaranya terasa sejuk. Di dalam gua juga terdapat 14 gua kecil seperti Gua Pancuran Slamet, Gua Sendang Slamet, Gua Dada Lawa, dan lain-lain. Setiap gua memiliki cerita masing-masing.

Spot Ngopi Asyik di Wisata Purbalingga

Wisata Purbalingga - Gua Lawa via instagram.com/dennysuhartono

Selain dapat menikmati keindahan alami gua, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyulap destinasi ini menjadi lebih menarik minat wisatawan. Kini tersedia kedai kopi di dalam gua yang telah beroperasi sehari setelah lebaran tahun 2018 lalu. Pengunjung pun meningkat sebanyak 45 persen pada tahun ini. Data tersebut didapat oleh Kepala Bidang Pariwisata Olahraga dan Pariwisata Prayitno. P

Para pengunjung yang lelah sehabis mengelilingi gua, dapat beristirahat sambil menyeruput kopi di Lava Coffee. Harga yang ditawarkan pun standar seperti kafe-kafe lainnya. Saat ini pengunjung yang datang telah mencapai sebanyak 26.327 orang, jika dibandingkan tahun lalu yaitu 2017 hanya mendapat 18.100 orang.

Instagenic dan Ramai Disambangi Para Anak Muda

Tak hanya dihiasi dengan kafe yang menarik, pengunjung juga disajikan dengan pemandangan lampu berwarna-warni seperti merah, biru, hijau, dan lain-lain. Lampu tersebut bergantian secara perlahan. Selain di dalam gua, pintu masuk juga dibuat seperti zaman kerajaan Majapahit dengan penataan pintu dari susunan bata.

Pemerintah juga menyediakan hamparan rumput dan pohon pinus yang ditujukan untuk pengunjung agar dapat bebas berfoto-foto. Jika tertarik untuk berkunjung ke tempat ini, tiket masuknya diberi harga sebesar Rp6.000 di hari Senin hingga Jumat dan Rp7.500 di hari pekan. Wisata Purbalingga ini buka setiap hari mulai dari jam 08.00 hingga pukul 17.00 sore.