Di wisata Malang, keberadaan wana wisata sejarah seperti museum bisa jadi destinasi liburan menarik selanjutnya. Ada Museum Brawijaya, Museum Musik, hingga Museum Angkut yang juga bisa jadi tempat ber-selfie yang andalan.

Di tahun lalu pun, baru saja diresmikan sebuah museum baru bertajuk Omah Munir di Kota Batu Malang. Museum ini menjadi pengingat akan perjuangan para pejuang HAM yang ada di Indonesia.

Pionir Museum HAM di Asia Tenggara

Wisata Malang - Omah Munir via instagram.com/iraa.spongee

Upaya untuk mengukuhkan Omah Munir di Kota Batu sebagai Museum HAM pertama di Asia Tenggara didukung oleh banyak pihak. Khususnya pihak pemerintah Jawa Timur dan Kota Batu.

Langkah tersebut dapat dilihat dari kerjasama antara pihak Yayasan Omah Munir dan Ikatan Arsitek Indonesia untuk menggelar sayembara desain Gedung Museum Omah Munir. Sayembara desain ini diluncurkan pada 24 September 2018 dan ditutup 10 November 2018 lalu. Sementara pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 10 Desember 2018 mendatang.

Sayembara desain Museum Omah Munir di Kota Batu tersebut nantinya akan mendapat dukungan berupa lahan dan pembiayaan pembangunan gedung oleh pihak pemerintah. Hal ini, menjadikan Omah Munir berstatus sebagai museum negara di bawah naungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Batu.

Wisata Malang Berupa Wisata Edukasi HAM

Museum Omah Munir di Kota Batu tersebut nantinya akan menyimpan dan menampilkan tentang perjuangan HAM yang berlangsung di Indonesia. Sebelumnya, Yayasan Omah Munir yang ada di Jln. Bukit Berbunga No, 2, Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur, juga menampilkan hal demikian.

Omah Munir menampilkan beberapa peristiwa pelanggaran HAM seperti yang terjadi di Aceh dan Timor Timur serta mengangkat kehidupan para pembela HAM di Indonesia seperti Marsinah. Selain itu, di yayasan ini pengunjung juga bisa berdiskusi, melakukan lokakarya dan kegiatan seni.

Kebanggaan Baru Kota Wisata Batu

Wisata Malang - Omah Munir via instagram.com/bachulmunir_

Museum Omah Munir wisata Malang, seperti yang dilansir dari Surabaya Tribunnews, akan dibangun di Kota Batu. Yakni di Jln. Sultan Hasan Halim, Kecamatan Batu, Kelurahan Sisir. Lokasinya hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Alun-alun Batu. Lokasi ini berbeda dengan Yayasan Omah Munir terdahulu. Meski demikian, informasi dan pembelajaran yang disampaikan tetap sama. Yaitu mengenai pentingnya Hak Asasi Manusia.