Tak disangka, di wisata Jogja, destinasi wisata pinggir sungai tidak melulu identik dengan jenis wisata outbound saja. Melainkan, kini tengah dikembangkan objek wisata edukasi di wisata pinggir sungai Setren Opak Bantul.

Bersama sahabat dan keluarga, kamu boleh banget sempatkan waktu mampir kemari guna mempelajari aktivitas kesenian seperti melukis hingga menari. Bagaimana? Penasaran kan pastinya ingin segera menjajal wisata Jogja satu ini?

Baru Dibuka Tahun Lalu

Wisata Jogja - Setren Opak Bantul via instagram.com/setren_opak

Wisata edukasi Setren Opak terhitung baru. Diresmikan pada 16 Desember 2018 lalu oleh Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, putri pertama Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan Gusti Kanjeng Ratu Hemas dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Prosesi peresmian berlangsung di pinggiran Sungai Opak dengan memotong tumpeng nasi kuning sebagai simbolis.

Setren Opak merupakan destinasi wisata yang ada di Pinggiran Sungai Opak. Kawasan ini dioptimalkan langsung oleh warga setempat dan anak-anak muda. Dikonsep sebagai objek wisata edukasi, kawasan ini semula merupakan sanggar belajar anak-anak. Setiap minggu, di sini berlangsung berbagai les untuk anak-anak. Mulai dari les bahasa Inggris, tari, pantomim sampai melukis.

Lahan seluas 1,3 hektar di Daerah Aliran Sungai ini, menjadi lebih cantik dan menarik dari sebelumnya. Beberapa spot foto instagenic juga disediakan. Upaya ini berhasil menjaring ratusan pengunjung dan bisa naik pada akhir minggu.

Menyusuri Sungai Sambil Duduk Santai

Wisata Jogja - Setren Opak Bantul via instagram.com/setren_opak

Keseruan lain yang ditawarkan wisata edukasi Setren Opak adalah susur sungai. Kamu harus coba menyusuri rute sepanjang 700 meter secara bolak-balik. Sebuah kapal yang terbuat dari bahan-bahan sederhana, seperti bambu dan drum plastik dapat menampung kurang lebih 15 orang dewasa, siap membawa pengunjung berkeliling.

Meski sederhana, pembuatan kapal sudah diawasi oleh ahli. Selain itu, setiap penumpang kapal juga dilengkapi dengan rompi pelampung. Jadi, Kamu nggak perlu khawatir soal keselamatannya ya. Selain itu, untuk merasakan fasilitas ini, pengunjung tidak dikenakan tarif khusus. Tiket wisata Jogja ini bersifat sukarela, yakni dengan cara memasukkan uang ke dalam kotak kayu yang sudah disediakan.