Wisata Jogja memang identik dengan wisata sejarahnya. Ketika mengamati gedung-gedung tua di kota ini, jangan sampai melewatkan sebuah gedung yang berada di persimpangan 0 Km Kota Yogyakarta, yaitu Gedung Agung alias Gedung Istana Kepresidenan. Bangunan megah ini menyuguhi fakta mengenai sejarah Indonesia. Ini dia ulasannya.

Gedung Istana Kepresidenan di Masa Lampau

Wisata Jogja - Gedung Istana Kepresidenan via travelingyuk.com

Mulanya, gedung ini merupakan tempat tinggal Residen Anthoni Hendriks Smissaert pada tahun 1824. Bangunan ini dirancang dan disesuaikan dengan iklim di Indonesia oleh A. A. J Payen, seorang guru seni sekaligus arsitek pilihan Gubernur Jendral di Batavia.

Gedung ini kemudian beralih fungsi menjadi Istana Kepresidenan pada tahun 1964 dimana Presiden tinggal dan berkuasa ketika Jakarta berada di bawah kekuasaan Belanda.

Menjelajahi Isi Gedung Agung

Bangunan seluas 43.000 meter persegi ini resmi dijadikan museum pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Di dalamnya terdapat banyak ruangan seperti Ruang Garuda, Ruang Diponegoro, Ruang Sudirman, dan masih beberapa ruangan lainnya.

Hampir semua bagian di gedung ini tidak boleh difoto, dan beberapa ruangan pun dijaga ketat oleh petugas. Meski begitu, kamu tetap bisa menggali informasi mengenai sejarah Indonesia sambil menikmati asyiknya wisata Jogja.

Bernostalgia di Tengah Barang-barang Bersejarah

Wisata Jogja - Gedung Istana Kepresidenan via travelingyuk.com

Selain mengamati foto-foto yang menangkap berbagai momen bersejarah di Indonesia, kamu juga bisa melihat secara langsung barang-barang kuno seperti sejumlah lukisan dan koleksi cinderamata dari tamu-tamu negara.

Salah satu lukisan yang menarik perhatian adalah sketsa perwujudan Nyi Roro Kidul ciptaan Raden Saleh. Menurut cerita, wanita pada lukisan ini meninggal sebelum karyanya selesai. Sehingga, sang pelukis berusaha untuk merampungkannya hanya dengan bermodalkan imajinasinya.

Selain lukisan Nyi Roro Kidul, ada juga lukisan dan foto presiden yang pernah memerintah negara ini, mulai dari Ir. Soekarno. Pada bagian belakang gedung ini terdapat ruang kesenian yang biasa digunakan untuk menghibur para tamu negara dengan pertunjukan wayang. Nah, kalau ingin tahu lebih rinci, yuk sempatkan dirimu untuk mengunjungi wisata Jogja satu ini.