Pada tanggal 17-18 November 2018 lalu kembali diselenggarakan Jogja International Heritage Walk (JIHW). Konsep acaranya adalah berjalan santai menyusuri Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang penuh keindahan. Tahun lalu, area wisata Jogja yang dilewati peserta adalah Imogiri serta kumpulan candi di kawasan Sleman.

Sementara, tahun ini peserta menyusuri desa wisata penuh keseruan yang terletak di Turi, Kabupaten Sleman. Desa wisata mana saja itu?

1.    Desa Wisata Pancoh

Wisata Jogja - Desa Wisata Pancoh via instagram.com/desaekowisatapancoh

Desa ini memiliki konsep ekowisata. Lokasinya berada di dalam klaster yang berkembang, menjadikannya pilot project untuk desa wisata kawasan Sleman. Munculnya desa ini setelah terjadi erupsi gunung Merapi pada tahun 2010 silam. Lokasi lebih tepatnya adalah Dusun Pancoh Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Di sini Kamu akan disuguhi beragam wisata edukasi, seperti membatik, belajar gamelan, membuat kerajinan dari daur ulang sampah, bertani, memetik salak, berkunjung ke peternakan, outbond, dan masih banyak lagi. Peserta pun dapat menikmati keindahan desa wisata ini.

2.    Desa Wisata Kelor

Wisata Jogja - Desa Wisata Kelor via instagram.com/monikarentiu

Lokasi desa wisata ini berada di Dusun Kelor, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Rata-rata penduduknya pemilik kebun salak jadi peserta JIHW bisa membawa salak dari sini. Peserta juga bisa secara langsung melakukan interaksi dengan penduduk setempat yang begitu ramah.

Jika singgah di sini lebih dari sehari, maka bisa bermalam di rumah Joglo yang sekaligus menjadi tempat untuk mengenal lebih dalam tentang budaya asli Jogja. Di desa wisata Jogja ini juga terdapat Sungai Gendhol yang dapat dinikmati kesegaran airnya.

3.    Desa Wisata Nganggring

Wisata Jogja - Desa Wisata Nganggring via instagram.com/bookpacker

Kalau desa wisata yang satu ini adalah pusat peternakan serta pabrik tempat pengolahan susu kambing Etawa. Tempatnya berlokasi di Dusun Nganggring, Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Jika kita jalan-jalan ke sini, maka bisa menikmati susu kambing Etawa murni. Susu kambing tersebut sudah diproduksi sejak tahun 1990-an. Kamu juga bisa merasakan sensasinya memerah sendiri susu kambing Etawa. Tentunya pengalaman jalan-jalan ke sini tidak akan terlupakan.

Itulah tadi sekilas ulasan mengenai beberapa desa wisata Jogja yang sangat menarik untuk dikunjungi. Kamu kapan, nih, ke Jogja?