Wisata Jogjaselalu punya pesona tersendiri di hati para wisatawan. Tak terkecuali dari segi wisata sejarah dan budaya yang ditawarkannya. Kalau kamu memang penikmat tempat wisata dengan tema unsur budaya seperti ini, maka kamu wajib singgah ke Candi Abang di wilayah Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Jogja. Ada yang menarik dan patut untuk diulik di wisata yang satu ini. Apa sajakah itu? Mari cari tahu bersama di bawah ini.

Bernilai Sejarah Tinggi dan Punya Pemandangan Alam Menakjubkan    

Wisata Jogja - Candi Abang via travelingyuk.com

Candi Abang sejatinya dibangun pada abad ke 9 dan abad ke 10 pada saat Kerajaan Mataram masih Berjaya. Letaknya pun tepat berada di sebuah perbukitan yang kebetulan dikelilingi oleh tanah yang tandus nan gersang di musim kemarau.

Namun akan berbeda lagi ceritanya kalau kamu ke sini pada saat musim hujan. Alih-alih tandus, kamu justru akan disambut oleh hamparan tanah hijau yang menyejukkan mata. Pemandangan dari atas sini pun bakal membuat kamu takjub dan terpana. Sebab, kamu bisa dengan bebas melayangkan pandangan ke arah area persawahan, Gunung Merapi, hingga ke Candi Sojiwan. Seru banget, kan?

Candi dengan Segudang Misteri

Wisata Jogja berikut ini tak sama layaknya wisata candi di tempat lainnya. Pasalnya, kamu tidak akan dengan jelas menjumpai sebuah bangunan candi yang megah dan utuh.

Sebaliknya, Candi Abang hanya tinggal terdiri atas bekas-bekas puing situsnya saja. Puing-puing ini pun memiliki warna kemerahan, sedangkan dalam bahasa Jawa warna merah disebut dengan kata ‘abang’. Oleh sebab itu, kamu pasti sudah tahu kenapa candi ini diberi nama Candi Abang.

Hanya saja, ada beberapa misteri yang belum bisa dipecahkan mengenai makna struktur dari candi ini. Seperti salah satu contohnya, terdapat sebuah gundukan dengan lubang bekas batu bata merah di bagian candi. Entah apa maksud dari keberadaan gundukan tersebut.

Akses Wisata yang Cukup Mudah

Wisata Jogja - Candi Abang via travelingyuk.com

Untuk bertandang ke sini, kamu cukup berkendara sekitar 1,5 km dari sebelah barat jalan raya Jogja-Piyungan. Selebihnya, kamu harus berjalan kaki untuk menuju destinasi wisata ini. Tapi jangan khawatir bakal tersesat.

Pasalnya, di area menuju lokasi wisata disediakan banyak papan berisi petunjuk arah dan informasi mengenai lokasi wisata Jogja ini. Kendaraanmu juga bisa dititipkan pada warga setempat dengan membayar biaya parkir senilai Rp2.000,- saja. Alhasil, kapan kamu bakal meluangkan waktu untuk berkunjung ke sini?