Mampir ke wilayah Sidoarjo, pastikan kamu singgah sejenak ke daerah Pulau Kepetingan. Wana wisata Jawa Timur ini memang bukan wisata Jawa Timur 2018 terpopuler di mata para anak muda. Kendati begitu, Ia memiliki potensi sebagai panggon wisata keluarga yang ciamik, lho.

Wisata Jawa Timur yang Letaknya Cukup Tersembunyi

Wisata Jawa Timur - Pulau Kepetingan via travelingyuk.com

Berada di kawasan lingkar timur Sidoarjo, tepatnya di Pulau Kepetingan setiap akhir minggu selalu ramai oleh peziarah. Mereka rela naik kapal menuju tempat ini yang berjarak 10 kilometer dari jantung kota Sidoarjo. Salah satu tujuannya adalah berziarah ke makam Putri Ayu Dewi Sekardadu. Kawasan ini memiliki suasana sejuk dan tenang.

Waktu paling ramai di sini pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Biasanya, pengunjungnya bisa sampai 300 orang dalam 1 hari. Nah, jika tak ingin terlalu ramai, Kamu bisa datang saat tengah minggu. Selain bisa berziarah, Kamu bisa mengetahui sejarah Putri Ayu Dewi Sekardadu lewat juru kuncinya.

Transportasi Perahu Kayu yang Klasik

Salah satu cara menuju ke Pulau Kepetingan adalah menggunakan alat transpotasi perahu kayu. Saat menaiki perahu ini, Kamu disuguhkan dengan pemandangan Hutan Mangrove yang hijau dan menyegarkan. Pastinya jadi perjalanan yang menyenangkan.

Nah, untuk bisa menikmati perjalanan seperti menyusuri Sungai Musang di Kalimantan, Kamu hanya perlu membayar Rp35.000 per orang. Sementara waktu perjalanannya menuju Dermaga Desa Ketingan berlangsung selama  satu jam. Jika ingin puas liburan, pergilah di jam 6 pagi dan pulang sekitar jam 3 sore.

Produksi Kerupuk Udang yang Tenar

Wisata Jawa Timur - Pulau Kepetingan via travelingyuk.com

Mayoritas warga Kepetingan adalah seorang nelayan. Selain dijual mentahan, tidak sedikit dari mereka yang mengolahnya menjadi bahan makanan lain. Salah satunya kerupuk yang biasa dijadikan oleh-oleh para perziarah. Jenis kerupuk yang mereka tawarkan beragam, mulai krupuk udang, mujair, bandeng, kepiting hingga cireng udang.

Namun untuk jenis ikan lain seperti kepiting dan mujair mereka tak memproduksi setiap hari karena masa panen kedua ikan ikan tersebut tidak rutin seperti udang. Terutama jika musim kemarau.

Dengan harga Rp60.000 per kg, warga Pulau Kepetingan menjual krupuknya dengan berbagai model pada wisatawan yang bersambang ke wisata Jawa Timur ini. Ada krupuk kipas, bundar dan korek, tapi dalam bentuk kerupuk mentah.