Bertandang ke Kota Hujan, kamu jangan hanya sekedar wisata kuliner saja! Jangan lupakan untuk mampir sejenak ke deretan panggon wisata alam Bogor yang bisa kamu jadikan konten media sosialmu. Di antara tempat wisata di Bogor 2018 yang bertemakan alam dan masih terbilang sepi adalah Curug Lontar.

Belum banyak yang tahu akan keindahan pesona curug di wilayah Desa Kracak ini. Alhasil, kamu bisa lebih puas mengambil foto hingga menikmati pemandangan di area curug tanpa gangguan banyak wisatawan lain.

Pembangkit Listrik Tenaga Air khas Era Kolonial

Wisata Alam Bogor - Curug Lontar via instagram.com/mehhermawati

Curug Lontar terletak di Desa Kracak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Air terjun tersebut merupakan bagian dari sungai Cianten yang berasal dari pegunungan Halimun – Salak.

Wisata alam dengan tinggi sekitar 35 meter tersebut memiliki debit air yang cukup deras. Dengan kondisi tersebut, tak heran jika dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Kracak. Pemanfaatan ini ternyata juga sudah dilakukan sejak zaman Belanda.

Hati-Hati Ketika Berada di Area Curug Ini

Keunikan lain dari wisata alam Bogor ini adalah adanya kubangan kurang lebih seluas  7.000 meter persegi dengan kedalaman sekitar 26 meter. Sayangnya, pengunjung dilarang berenang atau bermain di kubangan tersebut.

Pasalnya, aliran air tersebut sangat berbahaya terlebih saat musim penghujan. Menurut warga sekitar, banjir bandang sering datang tiba-tiba. Dan aliran tersebut dapat membahayakan. Pun demikian, pesona keindahan curug leuwiliang Bogor ini tetap mengagumkan.

Akses ke Panggon Wisata Curug Lontar

Wisata Alam Bogor - Curug Lontar via instagram.com/leowalditarigan

Kamu yang hendak ke Curug Lontar bisa menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua. Perjalanan bisa mulai dari kota menuju langsung ke Leuwiliang. Setelah melewati Jembatan Sungai Cianten, dilanjutkan menuju PLTA unit Kracak sejauh kurang lebih 7 Km.

Jika menggunakan kendaraan umum dari Stasiun Bogor, bisa menggunakan angkot 02 atau 03 ke Bubulak. Kemudian, dilanjutkan angkot 05 Jasinga-Leuwiliang. Seterusnya, berhenti di pertigaan Kracak dan gunakan angkot 57 Kracak-Puraseda.

Jika bingung, bisa meminta petunjuk kepada warga sekitar. Pada umumnya mereka tahu persis, terlebih jika mendengar nama PLTA Kracak. Jalan menuju Curug Lontar Leuwiliang lumayan sulit. Kamu yang hendak liburan ke wisata alam Bogor ini bisa meminta bantuan warga sekitar. Jalan setapak yang licin dan curam akan menjadi drama perjalanan tersendiri. Ditambah minimnya fasilitas yang tersedia.