Hidangan Serabi atau Surabi di Pulau Jawa umumnya adalah panganan ringan tradisional favorit segala usia. Panganan tersebut pun biasa dijajakan di pasar dan disantap kala pagi hari sebagai pendamping menu sarapan.

Tak jauh berbeda, di kuliner Lombok juga terdapat varian serabi yang bernama Serabi Papuq Senah. Serabi ini telah menjadi konsumsi para warga lokal Kota Ampenan Lombok sejak tahun 1972.

Kudapan yang Diburu sebagai Sarapan

Kuliner Lombok - Serabi Papuq Senah via travelingyuk.com

Tempat jualan Serabi Papuq Senah memang paling pas untuk dijadikan sarapan pagi. Kelezatan menu yang disajikan bakal membuat Kamu ketagihan dan tentunya bikin perut kenyang. Seporsinya tidak hanya berupa serabi, tapi juga ada tambahan lupis. Taburan parutan kelapa dengan gula merah cair di atasnya juga menggugah selera.

Kamu yang ingin menjajal sajian istimewa di Kota Tua Ampenan, Mataram ini lebih baik datang di pagi hari. Jangan sampai kesiangan, karena banyak pembeli yang datang untuk antre, terutama saat hari minggu. Jam tepat datang ke sini yaitu pukul 06.00, ketika penjualnya masih bersiap-siap jualan. Nah, hindari pula datang sekitar jam 9 karena menu yang ditawarkan sudah sudah ludes terjual.

Resep Rahasia Kuliner Lombok yang Masih Bertahan

Papuq Senah bisa disebut pahlawan di bidang kuliner. Penjual serabi dan lupis legendaris masih mempertahankan kuliner tradisional dari gebrakan makanan kekinian.

Wanita ini sendiri mewarisi resep jajanan tradisional tersebut dari orang tuanya. Yap, sebuah resep rahasia yang bertahan dari tahun 1972. Resep tersebut juga telah diteruskan kepada anak dan cucunya yang kini menggantikannya berjualan di kawasan wisata Kota Tua Ampenan.

Dinikmati Seraya Mengeksplor Kota Ampenan

Kuliner Lombok - Serabi Papuq Senah via travelingyuk.com

Karena lokasi berjualannya di kawasan wisata Kota Tua Ampenan, kamu bisa menikmati kuliner Lombok ini sekaligus menyawang keunikan bangunan peninggalan zaman Belanda di sini. Ciri khas art deco yang ditawarkan di kota tua ini akan menambah pengalaman seru liburan ke Mataram. Jangan lupa untuk mengisi baterai handphone atau kamera sebelum berangkat. Tujuannya tidak lain untuk memoto setiap sudut Ampenan.