Kamu yang lagi jalan-jalan ke wilayah Kotagede biasanya bertujuan untuk ziarah ke Makam Raja-Raja Mataram atau mengunjungi objek wisata sejarah di sana. Padahal, ada lho destinasi wisata kuliner Jogja yang tak boleh dilewatkan di sini.

Adalah Warung Sate Karang Pak Prapto, warung sate yang sudah ada sejak tahun 1947 silam dan masih berdiri hingga sekarang. Dikenal pula dengan julukan Warung Sate Mbah Karyo, apa sih keistimewaan warung sate ini dibandingkan warung sate lainnya di Kotagede?

Kuliner Legendaris dengan Resep yang Tak Pernah Berubah

Kuliner Jogja - Sate Karang Pak Prapto via instagram.com/jogjabikinlaper

Sate Karang alias Sate Sapi yang disajikan di sini sejatinya merupakan kuliner legendaris Kotagede yang menjadi warisan berharga. Resepnya dibuat oleh Mbah Karyo Semitro, yang mana dulunya menjual sate ini dengan cara berkeliling setiap hari membawa pikulan.

Ia pun membawa pikulan dagangan satenya ke sekitaran wilayah Kotagede, lebih tepatnya di sekitar wilayah Karang. Oleh sebab itu, nama sate ini disebut juga dengan nama Sate Karang.

Hingga akhirnya, pada tahun 1964, usaha satenya diambil alih oleh sang anak yang bernama Prapto Hartono. Jadilah usaha sate ini menetap di Jalan Nyi Pembanyun, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Jogja. Sate Karang Pak Prapto buka mulai pukul 17.00 sore hingga pukul 22.00 malam. Cocok banget kan sebagai pembasmi rasa lapar di malam hari?

Cara Penyajian Sate yang Unik

Kuliner Jogja - Sate Karang Pak Prapto via instagram.com/gilamakanjogja

Kuliner Jogja satu ini disajikan dengan bumbu kacang namun teksturnya lebih kering. Dengan begini, Sate Karang memiliki kesamaan tampilan mirip dengan Sate Ponorogo. Berbeda lagi dengan penyajian lontongnya, kamu tak akan menemukan lontongnya disiram dengan bumbu kacang melainkan dengan kuah santan ketupat sayur. Unik banget ya?

Satu porsi Sate Karang Pak Prapto ada yang berisi lima tusuk, tujuh tusuk, hingga sepuluh tusuk. Jadi, kamu tak usah khawatir tak mampu menghabiskan seporsi sate sendiri karena porsinya bisa disesuaikan dengan kapasitas perut kamu.

Porsi Puas, Harga Terjangkau

Untuk seporsi sate lengkap dengan lontongnya, kamu perlu merogoh kocek hingga Rp33.000,-. Lebih detailnya, seporsi sate dibanderol seharga Rp23.000,-. Sedangkan seporsi lontongnya dihargai sekitar Rp10.000,-. Bagaimana menurut kamu? Harganya relatif murah dan pas di kantong, bukan?

Kapan lagi kamu mencicipi kuliner Jogja legendaris yang hanya ada di Kotagede ini? Segera agendakan tanggal kulineranmu biar tak menyesal di kemudian hari!