Tradisi bakar-bakar di malam tahun baru sudah bak tradisi wajib di Indonesia. Sehingga, hal ini menginspirasi pihak pariwisata Kabupaten Malang untuk mengadakan festival bakar ikan di wilayah Pantai Ngliyep Malang.

Tak tanggung-tanggung, Ngliyep menjadi satu-satunya pantai di Malang yang menghelat gelaran maknyus ini lho. Mau tahu lebih detil soal apa saja aktivitas yang dilakukan di festival tersebut? Ikuti terus uraian selengkapnya di bawah.

Bakar-bakar Sampai Puas!

Pantai Ngliyep - Festival Bakar Ikan via instagram.com/rudinirahim

Bakar ikan, jagung dan pesta bakar-bakaran lainnya, selalu saja menyenangkan. Apalagi dilakukan bersama banyak teman. Bakar ikan gratis di Pantai Ngliyep pun akan berlangsung demikian.

Keseruan acara semakin sempurna dengan banyaknya ikan yang bisa disantap bersama-sama. Pihak panitia menyediakan 7 Kwintal atau 700 Kg ikan segar yang siap dibakar sepanjang pantai! Saat akan berangkat nanti, jangan lupa siapkan perut kosongnya ya!

Memakai Hasil Bahari dari Pantai Ngliyep

Pertanyaannya adalah dari mana ikan sebanyak itu didapatkan? Dilansir dari Times Indonesia, Direktur Utama PD Jasa Yasa, Faiz Wildan mengatakan bahwa ikan-ikan yang disediakan pihak panitia didatangkan langsung dari para nelayan yang ada di sekitar Pantai Ngliyep.

Kemeriahan acara ini ternyata juga berlangsung dengan memberdayakan para nelayan di kawasan sekitar pantai ya. Sehingga, semua elemen masyarakat dapat ikut merasakan kebahagiaannya.

Sebagai Wacana Promosi Pariwisata Efektif

Pantai Ngliyep - Festival Bakar Ikan via instagram.com/gunadieko

Kemeriahan acara bakar ikan gratis di Pantai Ngliyep ini adalah salah satu upaya pihak pengelola untuk meningkatkan angka kunjungan. Seperti yang sama-sama kita tahu, tahun baru adalah momentum paling pas bagi pihak pengelola tempat wisata untuk menggaet banyak wisatawan. Berbagai atraksi menarik pun disiapkan. Salah satunya, bakar ikan gratis ini.

Selain kemeriahan bakar ikan gratis sebanyak 700 Kg, di Pantai Ngliyep juga akan diadakan berbagai acara menarik. Seperti bazar kuliner khas Ngliyep, pesta obor, pameran keris hasil kerjasama dengan Pelestarian Budaya Nusantara (PBN) serta api unggun. Bukan hanya itu, pihak pengelola juga akan menyediakan peralatan gamelan yang nantinya bisa menjadi sarana edukasi mengenai musik tradisional.