Tren kedai panganan bertajuk angkringan umumnya diketahui berasal dari wilayah Jogja, Jawa Tengah. Namun begitu, hal ini tak membatasi eksistensi kedai berbentuk angkringan untuk senantiasa berada di daerah tersebut.

Di Palembang misalnya, kamu bakal menemukan sebuah angkringan yang menjual aneka menu standar angkringan dan makanan khas Palembang di malam hari. Namanya adalah Angkringan Mang Pen. Sejarah makanan khas Palembang yang tersaji di sini pun sederhana, namun tetap saja Ia begitu melegenda.

Memanjakan Lidah Selama Lebih dari 10 Tahun

Makanan Khas Palembang - Angkringan Mang Pen via instagram.com/chikobudisetiawan

Kehadiran Angkringan Mang Pen Palembang sudah ada sejak belasan tahun lalu. Tidak heran jika ia legendaris. Mengadopsi gaya-gaya warung makan pinggir jalan khas Jogjakarta, Warung Mang Pen bertahan lama. Meski menjual menu-menu sederhana, Mang Pen sibuk melayani pembeli setiap hari. Di warung miliknya, kesederhanaan adalah daya pikat yang ditawarkan. Hal ini, sudah berlangsung sejak lama.

Menjajakan Sate dan Makanan khas Palembang

Makanan Khas Palembang - Angkringan Mang Pen via instagram.com/hobbymakanpalembang

Angkringan Mang Pen, menjual berbagai macam sate. Semua serba ditusuk-tusuk. Kamu bisa memilih apakah mau makan sate cumi, sate tempe, sate telur, sate tahu, sate ampela ati, sate bakso dan sate-sate lain yang jumlahnya banyak. Bertusuk-tusuk sate tersebut, bisa Kamu nikmati dengan sebungkus nasi kucing yang harganya sekitar Rp 2.000/bungkus, aneka gorengan dan telur. Jaminannya, perut kenyang, lidah termanjakan!

Angkringan Mang Pen terkenal karena harga murah yang dibandrolkan pada setiap dagangannya. Ia tetap konsisten dengan harga antara Rp 1.000 hingga Rp 4.000 per menunya. Dengan harga murah, Mang Pen tidak merasa rugi. Menurutnya, menjual dagangan dengan harga murah, tidak akan merugikan, asal lancar dan pelanggan senang.

Jadi, jangan heran ya, jika warung tenda ini tidak pernah sepi. Siap-siap antre saja dengan sabar. Setelah kenyang dengan bermacam-macam tusuk sate, saatnya membayar. Jangan lupa hitung berapa banyak sate yang dimakan ya. Karena Mang Pen menghitung harga dari yang jumlah sate yang Kamu sebutkan. Jadi, sudah siap menggasak aneka menu angkringan dan makanan khas Palembang di sini?