Bicara soal makanan khas Bogor berupa roti yang terkondang, mungkin kebanyakan orang bakal langsung terpikir akan jajanan Roti Unyil yang imut-imut mungil. Padahal, masih ada lagi lho kuliner khas Bogor yang terkenal berbentuk roti dengan merk Tan Ek Tjoan.

Roti-roti yang diproduksi oleh perusahaan roti & kue ini dijamin memiliki cita rasa dan tekstur yang klasik. Kendati merupakan merk lawas, tapi pelanggan setia roti ini tak akan pernah berhenti memfavoritkan roti Tan Ek Tjoan!

Merk Roti Tertua di Indonesia

Makanan Khas Bogor - Roti Tan Ek Tjoan via instagram.com/seleramode

Makanan khas Bogor inj tak hanya tergolong kuno di kota asalnya. Malah, Ia bisa dijuluki sebagai merk roti tertua di Indonesia. Pendiri roti satu ini adalah Tan Ek Tjoan yang dijadikan nama merknya. Ia merupakan seorang pemuda keturunan Tionghoa yang merintis usahanya di daerah Surya Kencana, Bogor, di tahun 1921. Ia memulai usaha tersebut di rumahnya yang sederhana namun cukup luas di Bogor.

Sejatinya, sang istrinyalah yang pandai membuat roti, sementara Tan sangat pandai berbisnis, kombinasi yang begitu klop. Sejak saat itulah, usahanya berkembang dengan pesat.

Usaha kuliner satu ini sudah berusia hampir 1 dekade lamanya. Merupakan bisnis keluarga yang begitu menjanjikan. Kala Tan Ek Tjoan meninggal pada tahun 1950-an, istrinya meneruskan usaha tersebut. Ia melebarkan bisnisnya ke Jakarta, di daerah Cikini yang kala itu menjadi kawasan elit yang dihuni oleh orang-orang Belanda.

Kelanjutan Roti Tan Ek Tjoan yang Masih Berjaya

Makanan Khas Bogor - Roti Tan Ek Tjoan via instagram.com/aritriyu

Pada tahun 1958, Phoa Lin meninggal dan usaha ini diteruskan oleh kedua anaknya, Tan Bok Nio dan Tan Kim Thay. Satu memegang bisnis cabang Jakarta, dan salah satunya di Bogor. Di tangan Tan Kim Thay yang merupakan lulusan ilmu ekonomi Belanda, bisnis keluarga tersebut semakin maju saja. Toko yang di Suryakencana, Bogor pindah ke Siliwangi karena makin sepi setelah ada Tol Gadog.

Untuk membuat bisnisnya makin berjaya, Kim mulai menggunakan jasa pedagang gerobak dan menjualnya secara keliling. Mulai dari daerah di sekitaran Cikini sampai ke wilayah yang lain sebeperti halnya Tengerang, Ciputat, Cinere dan juga Bekasi.

Ternyata, tidak hanya menggunakan jasa pedagang keliling saja, Kim juga menambah varian roti yang ditawarkan. Semula hanya roti gambang dengan tekstur keras, kini ada varian lainnya yakni roti bimbam yang lembut. Meskipun ini terbilang makanan khas Bogor yang begitu legendaris, namuan harganya sangatlah terjangkau. Harganya mulai dari Rp3.500 sampai dengan Rp55.000.