Kalau Anda pelesir ke Bali, bakal rugi jikatak mencicipi aneka makanan khas Bali yang legendaris berikut. Bukan Ayam Betutu atau Sate Lilit, kali ini akan dibeberkan beberapa makanan Bali yang tak cuma lezat tapi juga sudah bisa disebut sebagai ikon kuliner Bali. Para wisatawan belum tentu tahu soal ketiga kuliner berikut, nih. Makanya, siapkan catatanmu dan simak ulasan ketiga kuliner Bali legendaris berikut.

1. Sate Plecing Arjuna

Makanan Khas Bali - Sate Plecing Arjuna via instagram.com/sylvia.dean.lim

Makanan khas Bali legendaris yang pertama adalah Sate Plecing Arjuna. Kedai sate khas Bali ini sesuai namanya terletak di Jalan Arjuna, Denpasar dan buka mulai pukul 09.00 pagi.  Kedainya pun sudah ada sejak tahun 90an. Yang membuat sate plecing ini laris manis diburu pelanggan adalah adanya sambal plecing yang dicampurkan pada bumbu sate.  

Alhasil, kamu bakal merasakan sensasi makan bumbu sate dengan campuran terasi yang unik tapi tetap bikin ketagihan. Pantas deh kalau para wisatawan lokal dan mancanegara sama-sama memfavoritkan hidangan sate yang satu ini. Pilihan daging sate yang tersedia terdiri dari daging ayam, sapi, sumsum, hingga babi. Nah, para pecinta sate, kapan nih menjajal Sate Plecing Arjuna?

2. Es Waneng

Makanan Khas Bali - Es Waneng via instagram.com/infobalinews

Terbayang tidak merasakan kesegaran hidangan es yang sudah ada sejak tahun 1938? Wah, rasa es yang sudah turun temurun ini pasti selalu bikin kangen ya? Padahal Es Waneng ini hanyalah es serut yang dikombinasikan dengan gula merah dan beberapa bahan rahasia.

Namun ketika diteguk, seketika dahaga menjadi hilang dan rasa legit yang khas bakal seketika melekat di lidah. Kabarnya, es ini bakal lebih nendang kalau dipadukan dengan roti yang dicelupkan ke dalamnya. Es Waneng terletak di Jalan Mawar No. 25, Delod Peken, Tabanan, Bali. Es ini sudah bisa dinikmati sejak pukul 10.00 hingga pukul 18.00.  Yuk segera serbu sebelum kehabisan!

3. Nasi Men Lotri

Makanan Khas Bali - Nasi Men Lotri via instagram.com/adeamixx

Nasi Men Lotri ini sudah menjadi salah satu kuliner favorit di Bali sejak tahun 1970an, lho. Pada dasarnya, nasi ini konsepnya mirip seperti nasi campur. Kamu bisa memesan nasi putih yang diberi lauk tempe pedas, mie goreng, ayam suwir, gorengan, hingga daging sapi. Untuk pilihan dagingnya, ada pilihan daging sapi atau daging babi.  

Kendati cuma menyediakan menu nasi campur, yang mengantri untuk mendapatkan seporsi nasi ini sangatlah ramai! Sampai-sampai ada dua macam antrean, yakni untuk yang membeli bungkus dan dimakan di tempat. Penasaran seperti apa kelezatannya? Segera mampir ke warungnya di Jalan Noja I No. 11, Kesiman Petilan, Denpasar yang buka mulai pukul 12.00 hingga pukul 03.00 pagi.

Bagaimana? Sudah memutuskan mau mencicipi makanan khas Bali legendaris yang mana? Kalau ada waktu, sempatkan untuk mencicipi semuanya agar tak menyesal!