Makanan khas Bali yang berupa jajanan sejatinya masih jarang terekspos ke khalayak luas. Umumnya, baik masyarakat luar Bali maupun wisatawan hanya tahu kuliner Bali yang bersifat makanan berat saja. Contohnya seperti nasi campur, nasi jinggo, sate lilit, dan ayam betutu. Padahal, kamu mendadak akan lupa dengan pesona makanan-makanan tadi setelah tahu ketiga makanan ringan Bali yang ngangenin ini.

1. Jaje Sumping

Makanan Khas Bali - Jaje Sumping via shutterstock

Jaje Sumping jika dilihat-lihat bentuknya agak mirip dengan jajanan jawa bertajuk Nagasari. Jaje Sumping sendiri terbuat dari campuran tepung beras yang diberi santan lalu dibungkus di dalam daun pisang. Sebagai isiannya, Jaje Sumping kerap diisi dengan kacang merah, pisang, labu, atau kelapa muda. Nah, selain bisa ditemukan di pasar, panganan ini juga bakal kamu jumpai di upacara adat Bali seperti acara pernikahan atau upacara potong gigi.

2. Godoh Gedang

Makanan Khas Bali - Godoh Gedang via instagram.com/heshidayat

Makanan khas Bali kedua dengan bahan dasar pisang pastinya ada pada si Godoh Gedang. Pisang pada jajanan Godoh Gedang dimasak dengan metode digoreng hingga renyah. Tapi, tekstur bagian dalamnya akan tetap lembuh ketika disantap. Godoh Gedang pun biasa dihidangkan bersama parutan kelapa dan siraman cairan gula kayu manis atau krim segar.

Usut punya usut, Godoh Gedang adalah hasil kuliner Bali yang dipengaruhi oleh kedatangan bangsa Portugis di abad ke-16. Wah, bisa dibayangkan kan betapa legendarisnya kudapan yang satu ini? maka dari itu, ketika di Bali, belilah Godoh Gedang untuk dijadikan menu sarapan kamu bareng minuman teh hangat. Niscaya, suasana pagi kamu di Pulau Dewaya akan jadi lebih semangat!

3. Jaje Laklak

Makanan Khas Bali - Jaje Laklak via shutterstock

Jajanan Jaje laklak pada dasarnya terbuat dari bahan tepung beras yang dikombinasikan dengan santan dan beberapa bahan lain. Cara memasaknya pun adalah dengan cara dipanggang di atas tungku kayu bakar. Maka sebab itu, tidak heran bila Ia memiliki aroma yang harum dari bau santan kelapanya. Selesai Ia matang, di atasnya ditaburi kelapa parut dan siraman cairan gula merah. Degan begini, bisa disimpulkan bahwa Jaje Laklak sekali digigit akan terasa amat legit di lidah.

Untuk varian rasanya, Jaje Laklak ada yang diberi tambahan rasa pandan. Ciri khasnya adalah Ia mempunyai warna adonan yang hijau, bukan berwarna putih seperti adonan Jaje Laklak pada umumnya. Kalau kamu benar-benar penasaran dengan rasa jajanan ini, kamu bisa menyerbunya di pasar-pasar tradisional Bali terdekat. Rata-rata, harganya cuma Rp5.000,- per porsi saja, lho.

Bagaimana? Sudah pada ngiler? Pokoknya, jangan remehkan deretan makanan khas Bali bercitarasa manis di atas, lho. Kendati nampak sederhana, tapi rasa yang ditimbulkan di lidah bakal tetap istimewa.