Pernah terpikir tidak sih kalau di kuliner Malang ada camilan dengan bahan dasar temped an cokelat? Pada awalnya, mungkin hal ini terdengar begitu aneh. Tapi, banyak yang bilang kalau perpaduan rasa kedua bahan pangan ini melengkapi satu sama lain.

Rasa tempe yang gurih dikombinasikan dengan coklat yang creamy dan legit ternyata menyajikan cita rasa yang sempurna. Tidak percaya? Jajal saja membeli kudapan yang bernama Sacholate asli dari daerah Sanan, Malang!

Kuliner Malang dengan Bahan Asli dari Malang

Kuliner Malang - Sacholate via travelingyuk.com

Sebelum membahas lebih dalam mengenai Sacholate, ada baiknya Kamu kenalan dulu dengan tempe Malang. Apa sih yang membuatnya begitu istimewa? Ada yang bilang karena bahan baku utamanya, kedelai dan air.

Namun tidak ada yang tahu pasti soal alasan mengapa tempe Malang begitu lezat dan khas. Sebenarnya tidak banyak warga Malang berprofesi sebagai perajin tempe. Pusat pembuatan makanan olahan kedelai tersebut hanya bisa Kamu temui di daerah Pandean dan Sanan.

Inovasi yang Berasal dari Krisis

Bisnis tempe di Kampung Sanan sempat mengalami kemunduran sejak krisis ekonomi 1998. Kala itu harga bahan baku tempe melambung, hingga berpengaruh pada harga jualnya. Akibatnya, masyarakat mulai enggan membeli tempe.

Banyak tempe produksi sanan lantas teronggok begitu saja. Situasi tersebut lantas memaksa para perajin memutar otak agar produk mereka tak terbuang sia-sia. Di sinilah muncul ide mengolah tempe menjadi keripik.

Bermula dari rasa original tanpa tambahan apapun, keripik tempe sanan kini hadir dalam berbagai varian rasa. Namun, tentu saja yang cukup unik adalah Sacholate, keripik tempe rasa coklat.

Cita Rasa yang Tak Terduga

Kuliner Malang - Sacholate via travelingyuk.com

Awalnya banyak yang sempat ragu saat hendak mencicipi. Apalagi membayangkan tempe dicampur coklat. Namun, lantaran sudah kadung penasaran, akhirnya banyak juga yang memutuskan membeli sebungkus Sacholate. Apalagi kemasannya menarik, melihat sekali saja langsung tertarik. Sebungkusnya dibanderol Rp15.000 saja. Isinya terdiri dari beberapa buah keripik tempe berbalut bubuk coklat.

Krezz, begitu kira-kira suaranya ketika dimakan. Renyahnya dapat, rasa coklatnya juga kuat. Hampir tidak ada rasa khas tempe. Jenis coklat yang digunakan berkualitas premium, takkan bikin tenggorokan gatal dan batuk. Saat mematahkan kepingan kuliner Malang ini, kamu bisa melihat lapisan coklat yang cukup tebal.