Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan makanan khas Indonesia yang bernama rawon, kan? Tentu saja, makanan berkuah hitam dengan daging empuk sebagai lauknya ini bisa kamu temukan ketika sedang berburu kuliner Malang.

Jika mencari rawon di Kota Malang, Rawon Brintik Malang merupakan sasaran yang tepat. Warung yang sudah berdiri sejak 1942 ini masih ramai pengunjung karena cita rasanya yang original dan tradisional. Yuk, simak ulasan kehebatan Rawon Brintik Malang berikut ini!

Rawon Legendaris Kebanggaan Arema

Kuliner Malang - Rawon Brintik via travelingyuk.com

Makanan khas Jawa Timur ini juga digemari oleh para keturunan orang-orang keturunan Tionghoa, bahkan YouTuber asal Korea, Hansol. Yang membuat rawon ini begitu disukai hingga 4 generasi adalah karena penggunaan resep yang turun-temurun. Bahkan, hingga saat ini pun memasaknya masih secara tradisional dengan proses yang sama persis dengan ajaran dari pendirinya.

Ibu Napsiah,  yang merupakan pendiri rawon legendaris ini, awalnya mendirikan warungnya di Jalan Pertukangan Gang 3 sebelum akhirnya pindah ke Jalan K. H. Ahmad Dahlan no. 39 Malang. Meski berpindah tempat, Rawon Brintik Malang tidak tenggelam dari dunia kuliner Malang. Nama brintik pun didapat karena rambut Ibu Napsiah yang berjenis brintik alias keriting.

Suasana Rawon Brintik

Kuliner Malang - Rawon Brintik via travelingyuk.com

Meski ukuran warungnya hanya bisa menampung paling banyak 16 orang, Warung Brintik Malang masih sering diburu pelanggan. Bagi para pelancong, belum ke Malang rasanya jika belum mengunjungi warung ini. Ditambah lagi dengan adanya beberapa menu baru seperti semur daging, kare ayam dan sebagainya yang menggoda.

Warung ini buka mulai dari pukul 05:00 – 16:00. Hanya dengan Rp27.500,-, kamu sudah bisa menikmati seporsi rawon brintik. Makan rawon akan lebih nikmat jika dipadukan dengan kerupuk atau lauk tambahan, seperti tempe, paru, dan sebagainya. Tenang saja, di sini kamu bisa menikmati itu semua dengan harga yang terjangkau, yaitu mulai dari Rp.1.000,- saja.

Nah, bagi kamu yang ingin mencicipi kuliner Malang satu ini, jangan sampai tertipu dengan Rawon Brintik yang lain, ya!