Siapa sih yang tak doyan dengan panganan bakso yang berbentuk bundar dan bertekstur kenyal? Rasa-rasanya, di setiap sudut wilayah Nusantara, kamu tak akan kesusahan menjumpai makanan lezat berkuah yang satu ini. Tak terkecuali di kuliner Jogja, terdapat satu warung bakso sederhana tapi laris manis yang bernama Bakso Mahkota. Nah, seperti apa sih keistimewaan warung baksonya?

Bukan Sebuah Resto Mewah

Kuliner Jogja - Bakso Mahkota via travelingyuk.com

Jika kita berlibur ke Pantai Parangtritis, mampir di warung bakso ini adalah pilihan yang tepat. Bakso Mahkota untuk karena menyediakan menu spesialis bakar dan goreng.

Tempat makan kuliner Jogja ini terbilang kecil dan sederhana, namun warna pinknya membuat eye catching. Soal kepopulerannya, tak perlu diragukan lagi. Baru beberapa menit buka, sudah diserbu oleh para pelanggannya. Bahkan tak sedikit yang datang dari jauh demi bisa mencicipi bakso ala Bakso Mahkota Parangtritis tersebut.

Bakso Mahkota berlokasi di kawasan relokasi kios Pantai Parangtritis. Sebelumnya, sang pemilik mengaku pernah menjajakan bakso dagangannya berkeliling Parangtritis.

Waktu itu, yang dijual hanya bakso biasa, hingga akhirnya dia berani mengkreasikan dengan bermacam-macam isian. Hasilnya, Bakso Mahkota yang dibangunnya dari nol bisa bertahan sejak delapan tahun lalu hingga kini dengan pelanggan yang kian bertambah.

Kuliner Jogja - Bakso Mahkota via travelingyuk.com

Warung makan ini tidak memiliki jam buka tetap, terkadang jam 08.00 atau 09.00 WIB. Dengan demikian banyak pembeli yang sudah stand by dan langsung menyerbu bakso meskipun baru beberapa menit buka.

Ada dua jenis bakso yang ditawarkan yaitu bakar dan goreng. Di antara keduanya, bakar memang yang selalu menjadi favorit para pembeli. Bahkan tak sedikit dari mereka yang memesan 20 hingga 30 tusuk per orangnya.

Untuk bakso bakar, ada pilihan rasa bumbu. Sementara untuk bakso goreng tidak disediakan pilihan rasa karena tinggal digoreng begitu saja. Hanya saja menu kuliner Jogja bakso goreng disediakan bersama dengan sambal. Meski proses memasaknya tak lama, Kamu harus bersabar karena harus rela antre menunggu giliran.